Tips For Beauty neck



Every woman has become very conscious about their appearance, and most of them follow regular skin care regimen to keep their skin healthy and youthful. But in this process, they often ignore the skin around their necks.


Many women still do not know that the skin on their neck is very smooth, and more prone to get affected by the signs of aging. So, in order to prevent this problem, we must treat the skin around our necks before aging problems develop. Therefore, proper skin care regimen and regularly is necessary to maintain youthful skin and to prevent loosening of the skin around the neck.


Cleansing is the most important part of regular skin care routine. You should clean your face twice a day, once in the morning and again at night before bed. Cleaners to clean our skin by taking dust and dirt from the pores of our skin, and also prepares the skin for application of skin cream.


The skin around the neck to absorb more dirt and therefore, the cleaning part is absolutely necessary. You can clean your skin with a foaming cleanser, or maybe wash the face. Or you can also clean the skin of your neck with a cotton ball and cleansing milk. But, whatever you use, you must pull the neck skin toward the top (the chin). Pulling down the neck skin will result in loosening of the skin collagen.

Toning should be followed after the cleaning. You must select a toner according to your skin type. Toner helps close the pores of the skin after cleansing and also helps to tone the skin. Take some of the toner in a cotton ball and gently rub all over your face and neck. And stated above, rub a cotton ball in an upward direction. This will keep the skin healthy, and will also tone the skin.


Routine daily skin care should consist of three steps, cleansing, toning and moisturizing. Buy a moisturizer that suits your skin type, and follow this moisturizer regularly after cleansing and toning your face. Cleansing and toning should be done twice a day, and moisturizer should be applied in the morning.
You can also apply a moisturizer after your shower. Moisturizers make skin soft and supple, and also nourishes the skin. Take the required amount of moisturizer and massage gently upwards, on the face and neck.


Night cream is important after age 25. Choose a night cream and massage on a regular basis against age on the face and neck. Night cream, like his name should be applied at night before bed.


Apart from routine maintenance to maintain daily skin cleansing, toning and moisturizing, you must also use a gentle scrub once every week. Scrub vacuums out dirt from the skin, and skin of the neck as far as is concerned, gentle yet effective scrub that is required to take the dirt from this area. Scrub should be done in a stokes soft and round and plenty of water should be used to prevent scarring.


Masks should also be used once a week, to keep the skin firm and taut. This mask is very important if you want to keep the skin around your neck firm. You can apply any mask according to your skin type

Dressing Tips "Busty Women"


If you have a busty body, then here are some tips to help you choose the right dress that will make you look attractive:


The first thing done is to identify the characteristics of your body. Identify whether a full or a skinny arm, do you have a back area, whether you have a well defined waist, etc. Thus you must choose your dress style and type of clothing.
If you have full breasts, then you should choose shirts and tops that will help you look slimmer. Shirts and T-shirt with V-neck and U should be chosen.


They will make your breasts look taller and more proportionate. Choose a tank top with a wider strap. They will hide your shoulders a bit and wide straps that will attract more attention and hence the illusion of high breast will be witnessed.


Avoid tight fabric and each garment is made of elastic material. Whatever you wear over a shirt or T-Shirt will only go to make you look smart.


For example, a shirt jacket will not only generate the contrast but also be able to highlight your features without them are under the spotlight is not necessary. They tend to determine the shape of your chest and also enhance the beauty of your waist.
When it comes to choosing a skirt or pants, go for the A-Line skirts and wide legged pants. This will make your breasts look more proportionate with the rest of your body. If you wear them lower on the waist, then they will give the effect of the body is increased.


Wear a pencil skirt as they will highlight your waist is smaller and if you have wide hips, so this skirt will make it seem like you have an hourglass figure.


If you should choose a dress, then the best and most appropriate choice would go for a wrap dress. Wrap dresses usually allows the audience to see into the body where it converges dress. Therefore, if you have a thin waist, then the waist will be highlighted, highlight the shoulders and breast proportion. Choose your outfit and look really elegant and glamorous, like you just have to!

PEMBENIHAN IKAN ALIGATOR

PEMBENIHAN IKAN ALIGATOR (Atractosteus spatula)

PENDAHULUAN

               Salah satu ikan hias yang sampai saat ini memiliki nilai ekonomis tinggi adalah ikan aligator. Ikan tersebut merupakan ikan purba berukuran besar dan tergolong ikan karnivora. Sampai saat ini teknik pengembangbiakannya belum banyak diketahui, baik oleh produsen maupun penggemar ikan hias. Beberapa pembudidaya memang sudah berhasil memijahkan ikan aligator ini melalui teknik kawon suntik, tetapi hasilnya masih belum memuaskan. Ikan aligator banyak diminati baik didalam negeri maupun di luar negeri. Ikan tersebut sekarang banyak digunakan sebagai ikan hias karena warna sisiknya yang indah.

MENGENAL SOSOK ALIGATOR LEBIH DEKAT

               Ikan ini memiliki bentuk tubuh silindris memanjang menyerupai torpedo. Sirip punggung dan sirip dubur aligator terletak pada bagian belakang tubuh pada posisi hampir berlawanan. Mulutnya bermoncong panjang mirip buaya. Oleh karena itu, ikan ini disebut ikan buaya. Ikan yang bergigi tajam ini dilindungi sisik yang berfungsi sebagai perisai. Sisiknya merupakan ganoid berbentuk intan yang saling bertaut.
               Ikan aligator umumnya berwarna coklat atau kehijauan pada bagian atas tubuhnya. Bagian bawah tubuhnya yaitu didaerah perut berwarna agak terang. Warna daging aligator kemerahan, sedangkan telur berwarna kehitaman. Menurut informasi daging ikan aligator dapat dimakan sedangkan telurnya yang berbentuk bulat sangat beracun bagi manusia, hewan dan unggas air.
               Ikan aligator jantan memiliki testis sedangkan ikan betina memiliki ovarium. Ikan ini memiliki jantung, hati, ginjal dan saluran pencernaan. Pada ikan betina hati sangat penting untuk pembentukan bakal kuning telur. Ikan aligator agak sukar dibedakan antara jantan dan betina. Perbedaannya akan terlihat bila sudah mencapai kematangan gonad. Ikan tersebur dibedakan berdasarkan pengamatan pada morfologi tubuh. Induk betina perutnya menonjol, lebih lunak, dan besar. Sementara induk jantan biasanya lebih ramping.

 

KEGIATAN PEMBENIHAN

1.  Seleksi Induk

               Sebelum ikan dipijahkan, perlu dilakukan seleksi induk. Badan induk tersebut harus lurus dan gemuk. Biasanya induk ikan aligator yang dapat dipijahkan memiliki bobot tubuh mulai dari 1 Kg.
               Induk yang berukuran besar akan mengeluarkan lebih banyak telur dibandingkan induk yang berukuran kecil. Selain itu induk yang dipilih harus sehat, tidak cacat, tidak luka, tidak ditempeli parasit dan matang gonad. Induk pun harus lincah serta berwarna cerah dan tidak gelap. Tutup insang induk harus menutup sempurna dan siripnya lengkap. Induk dengan kriteria tersebut umumnya dapat diperoleh dengan teknik pemeliharaan yang baik.

2.  Kematangan Gonad

               Kematangan gonad ikan aligator perlu waktu yang cukup lama dan biasanya dicapai setelah ikan berukuran besar. Kematangan gonad ditandai dengan peningkatan nilai indeks gonadosomatic (IGS), yaitu perbandingan antara bobot gonad dan bobot tubuh yang dinyatakan dalam persen. Menurut informasi, indeks gonadosomatic untuk betina aligator mencapai nilai tertinggi pada musim gugur yang mencapai 9,6 %.
               Induk betina yang sudah matang gonad, perutnya membesar sampai kearah anus. Induk betina yang sudah siap memijah akan memiliki warna urogenital yang merah (gambar.2). sementara jantan yang sudah mencapai kematangan gonad, biasanya kalau diurut dari bagian dada kearah ujung ekor akan mengeluarkan cairan sperma berwarna putih. Tanda inilah yang dapat digunakan untuk membedakan antara induk jantan dan betina dengan mudah.










Gambar 2. Aligator betina yang matang gonad


3.  Proses Pemijahan

Ikan Aligator di Indonesia tidak dapat dibiakkan secara alamiah di dalam wadah budidaya.  Oleh karena itu, digunakan cara lain melalui pemijahan buatan yang dikenal sebagai kawin rangsang atau kawin suntik (induced breeding).  Caranya yaitu melalui penyuntikan hormon ovaprim yang berisi a-LHRH dan antidopamin.  Penyuntikan biasanya dilakukan dua kali.  Suntikan pertama diberikan sebanyak 30% dari dosis dan suntikan kedua sebanyak 70% dengan dosis sebesar 0,7 ml/kg. Ovulasi dan pemijahan terjadi setelah tujuh jam penyuntikan kedua.  Pada saat proses pemijahan akan terdengar suara percikan dan bunyi kepakan sirip di air.

4.  Inkubasi Dan Penetasan

               Inkubasi dan penetasan dilakukan didalam akuarium terpisah. Penetasan telur ikan buaya berlangsung lama. Biasanya telur menetas dalam   6-8 hari setelah pemijahan. Ujung ekor tempak mulai mencuat ke luar pada hari kedua, tetapi penetasan yang sempurna baru terjadi pada 6-7 hari setelah penetasan.
               Selanjutnya telur yang telah menjadi larva menghabiskan kuning telur selama seminggu. Setelah itu larva mulai memakan pakan yang berasal dari luar tubuhnya. Setelah menetas, larva menempel ketanaman air dengan alat seperti cakram pada ujung moncongnya sampai berukuran panjang tiga perempat inci. organ tersebut kemudian menghilang ketika ikan tumbuh dewasa.
               Untuk mengurangi terjadinya serangan jamur, penetasan dilakukan pada kepadatan rendah. Untuk dua substrat yang penuh berisi telur dapat digunakan sebuah akuarium bervolume 100 liter. Untuk menekan petumbuhan jamur yang menyerang telur (Saprolegnia) ke dalam air media penetasan dapat ditambahkan biru metilen (methylene blue) sebanyak 2 ppm. Pergantian air tidak perlu dilakukan selama penetasan karena kepadatannya rendah. 
               Ikan aligator merupakan ikan yang berkembang biak dengan cara substrat spawner  (peletak telur di substrat) dimana telur ikan aligator menempel pada rerumputan atau juga dapat dibuat tali rafia yang dipotong sepanjang       30 cm yang salah satu ujungnya diikat hingga menyatu.

5.  Perawatan Larva

               Setelah embrio menetas seluruhnya menjadi larva, dilakukan pergantian air. Pada saat telur baru menetas larva ikan aligator masih memiliki kunig telur yang cukup besar. Kunig telur ini berperan sebagai cadangan makanan. Walaupun ikan aligator yang berukuran besar memiliki alat pernafasan tambahan, tetapi pada ukuran larva sampai ukuran 3 inci belum berkembang sempurna sehingga masih sangat tergantung pada oksigen yang tersedia di dalam air.
               Pemberian artemia dilakukan sampai larva berumur seminggu.  Larva ikan alligator berukuran besar sehingga harus diberi kutu air (Daphnia) dan larva ikan lainnya.  Larva ikan yang dapat diberikan berupa larva ikan mas.
               Meskipun ikan aligator tergolong ikan yang tahan terhadap lingkungan yang buruk, pergantian air tetap harus dilakukan. Menurut data (Muhammad Zairin, 2004) tingkat kelangsungan hidup larva masih rendah yaitu sebesar 50%.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...